Mesin pencari merupakan layanan yang digunakan untuk mencari konten melalui situs web. Ada jutaan situs web yang ada di internet dan kita tidak mengetahui mana yang terbaik, baik, kurang baik dan tidak baik. Kita juga tidak dapat menghafal berjuta situs web tersebut untuk langsung mengunjungi nama domainnya.
Mungkin kita bisa saja menghafal beberapa situs populer seperti www.google.com, www.facebook.com, dan yang lainnya. Namun tetap saja, kita tidak mampu untuk menghafal situs lain yang memiliki reputasi baik.
Karenanya, hadirlah mesin pencari yang memudahkan pengguna untuk menyelesaikan masalah di atas. Pengguna cukup memasukkan kata kunci atau frasa kunci ke dalam mesin pencari dan akan menerima informasi berdasarkan yang diinginkan.
Mesin pencari akan menyajikan informasi terbaik (versi dia) kepadamu baik berupa situs web, dokumen, artikel, gambar, video dan yang lainnya. Mesin pencari akan menyajikan informasi berdasarkan ranking / urutan situs web.
Daftar konten yang disajikan oleh mesin pencari disebut dengan SERP (Search Engine Result Page). Situs web yang berada di ranking atas dan halaman pertama merupakan situs web yang memiliki reputasi sangat baik menurut mesin pencari.
Situs web yang baik seperti memiliki konten yang berkualitas, nama domain yang mendukung, loading web yang cepat, backlink yang bereputasi baik.
Bagaimana cara kerja mesin pencari?
Cara kerja mesin pencari diibaratkan seorang admin klinik yang memiliki data rekam medis pasien.
Saat seorang pasien datang (sebut saja namanya A), si A akan ditanya apakah dia pernah datang ke klinik itu sebelumnya. Jika sudah pernah, admin akan mencari rekam medis si A di lemari file yang begitu banyak.
Setelah file ditemukan, admin akan memberikan file tersebut ke si A dan memintanya untuk menyerahkan file itu ke dokter yang memeriksa.
Konsep umum analogi di atas mirip dengan mesin pencari. Sebuah mesin pencari akan mengidentifikasi informasi paling akurat yang berkaitan dengan kebutuhan penggunanya.
Saat pengguna mengetik "sejarah Indonesia", mesin pencari akan mengutus robot web untuk mencari berbagai situs paling akurat mengenai sejarah Indonesia, seperti wikipedia dan yang sejenisnya. Robot web, seperti namanya memang memiliki cara kerja seperti laba-laba.
Dia akan menjaring berbagai situs web yang memiliki kaitan dengan sejarah Indonesia, selanjutnya diberikan peringkat mana yang paling akurat dengan algoritma mesin pencari, kemudian menyajikannya kepada pengguna berdasarkan penilaian ranking dari mesin pencari.
Apakah setiap kali kita mencari hal yang sama, robot tersebut akan bekerja seperti itu?
Tidak. Penilaian kualitas situs web akan direkam dan disimpan dalam database mesin pencari untuk digunakan selanjutnya, kecuali jika robot web menemukan situs baru yang memiliki konten lebih baik dari yang sudah ada di database.
Artinya, robot web akan terus bekerja di belakang layar untuk selalu memperbaharui database situs web. Hal ini dilakukan agar pencarian yang dilakukan tidak memakan waktu yang lama.
Contoh kasus pada kata kunci "sejarah Indonesia", ada berapa ribu situs web yang memiliki konten sejarah Indonesia? Jika mesin pencari harus bekerja dari awal pada setiap pengguna yang mencari kata kunci yang sama, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan hasilnya?
Bukankah lebih baik menyimpan hasil yang sudah ada di database dan meng-update nya jika memang ada situs yang lebih baik mengenai sejarah Indonesia.
Apa saja mesin pencari yang ada saat ini?
Banyak mesin pencari yang dapat kita gunakan. Artikel ini akan menjelaskan 3 mesin pencari tertinggi sebagai berikut.
1. Google
Google merupakan raksasa mesin pencari yang memegang tempat tertinggi dalam pencarian dengan perbedaan yang sangat menakjubkan yaitu selisih 65% dibandingkan urutan kedua, yaitu Bing.
Netmarketshare pada November 2018 melaporkan bahwa 73% pencarian didukung oleh Google dan hanya 7,91% oleh Bing.
Selain desktop, Google juga mendominasi pasar mesin pencarian di tablet dan smartphone dengan persentase 81%. Berdasarkan hal ini, para aktivis SEO sangat mengincar algoritma Google untuk disesuaikan dengan situs web mereka.
2. Bing
Bing merupakan buatan Microsoft sebagai rival dari Google. Walaupun begitu, sampai saat ini masih jauh harapan Microsoft untuk bisa meyakinkan pengguna menggunakan Bing sebagai alternatif dari Google.
Persentase mesin pencari ini masih dibawah 10% walaupun Bing merupakan mesin pencari bawaan pada seluruh produk Windows. Dari sini kita belajar, tidak semua produk dari perusahaan terkenal dapat laku seperti produk lainnya.
3. Yahoo!
Yahoo! merupakan penyedia email paling populer setelah Google dan menempati posisi ke empat dalam mesin pencarian dengan persentase 3,90%.
Penutup
Memahami cara kerja mesin pencari sangat baik digunakan untuk kamu yang sedang memulai belajar SEO. Beberapa rahasia suatu situs web berada di halaman pertama mesin pencari bisa kita pelajari.
Sehingga, tidak sekedar konten yang bagus atau tampilan situs web yang bagus, namun juga ramah terhadap mesin pencari. Semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar